secreto que
virgo girl's birth, September 2nd i'm simple, idealic, easy going, funky and friendly :* complicated (˘⌣˘)ε˘`)
Senin, 07 November 2016
Sabtu, 20 Februari 2016
Itu bukan aku.
Gue tiba tiba pengen bilang yang sejujurnya sama lo, yang disana. Kayaknya butuh waktu lama untuk mengakui semua hal yang terjadi.
Yang pertama, maaf bila chat gue dan elo gue screenshoot. Tapi nama gue blur kok demi kenyamanan elo juga haha.
Yang kedua, maaf bila sebenernya yang chat elo pada saat waktu itu bukan gue, dan asli gue juga gatau kalau temen gue chat lo. Haha
Pasti dalam benak gue kok bisa? Yang di chat elo? Bukan yang lain?
Sebenernya temen gue, (sebut saja ww) ini udah berapa kali chat ke temen temen gue yang lain.
Dan pas kemaren hari itu juga, dia chat ke elo daan gue juga ga bisa apa apa.
Terus kenapa lanjut? Karna gue gamungkin bilang sama elo kalau itu dibajak. Ga mungkin.
Ya. Intinya sih gue kangen lo lah. Makanya gue posting ini haha.
Selasa, 09 Februari 2016
Pulang Malam
Naik angkutan kota (angkot) dengan empat orang penumpang dibelakang, dan saat itu gue milih duduk disamping abang supir angkot.
Dan satu persatu penumpang turun hingga tersisa gue.
Tiba tiba abang angkot tanya mau kemana.
Abang : turun dimana, mba?
Gue : di doger futsal.
Abang : oh, lain kali jangan pulang malam, naik angkot malam itu untung-untungan.
Gue : iya , bang.
Dan gue tiba-tiba inget dengan nasihat petuah di jawa.
Wanita dianjurkan maghrib sudah ada di dalam rumah.
Dan gue inget banget sejak gue kuliah gue sering pulang malam dan melanggar petuah itu 😥😥
Kamis, 31 Desember 2015
Lasma Bonita Tampubolon
Pkl. 15:00 , 30 Desember 2015, Depok
"Bon, dimana? Gue udah nyampe disini, lantai dua nih. Kok lo gaada?", ujarku sambil melihat seseorang yang ku kenal disekitar tempat duduk di tempat makan. "Bon, bonte??" tak ada jawaban.
Lima menit aku mencoba menghubungi dan mengirimkan pesan singkat, namun tidak ada respon. Hingga ada sosok wanita yang menghampiriku.
"Maaf ya, tadi gue ke minimarket dulu, cari air mineral dan sesuatu dulu". Memang temenku ini, tidak jauh berbeda saat aku mengenalnya, saat sekolah menengah pertama, sekitar 8 tahun yang lalu, "kita duduk dibawah aja, anjir panas banget disini, kita kebawah aja, Zik", bujuknya sampai kita kembali lagi di lantai bawah.
Aku terpana dengan bonita, wanita yang mengajarkan sebuah pengalaman yang baru dan bisa dibilang tidak sama dengan pelajar pada umumnya.
"Disitu kosong ga?", cewe dengan rambut sebahu menyampiriku dengan tas berselempang
"Engga, duduk aja disini", ucapku kesenengan
"Gue dipojok ya. Gue bonita", ujarnya pelan
"Gue zika. Siapa tadi?", pelan jawab ku sambil berjabat tangan.
"Bonita"
Hal itu masih diingat pikiran kita berdua. Kita yang awalnya ga kenal, terus berkenalan, berteman, bersahabat hingga sampai sekarang.
Dari awal pertemuan kita sekelas dan sebangku di kelas VII- 8 dan di akhiri perpisahan sekelas dan sebangku di kelas IX4. Dan itu membuat kita menjadi tak terpisahkan, karena kita selalu bersama. Hampir tiap hari, tiap jam, tiap menit , tiap detik berdua. Dan kita selalu berbuat ke konyolan kekonyolan hingga kita membuat masa smp itu berwarna.
Membuat perkara dengan senior kelas IX5 dengan siswa yang ganteng ganteng banget, dan.. kalau dipikir pikir lucu kenapa bisa mengenal mereka. Bertemu dengan guru yang killer abis, guru bahasa inggris, tuti latifah yang temen sekelas sering bilang tulep. Mengenal banyak cinta yang menghampiri bonita, dia seorang yang sangat pengalaman dengan masa cinta smp.
Pertemuan ini, sebenarnya pertemuan yang sudah rencanakan sejak dulu, sejak kita sama sama masuk dunia perkuliahan. Namun aku sebenarnya malu sama bonita. Keinginan kita untuk kembali lagi sekolah ditempat yang sama pupus sudah, dua kali mencoba snmptn untuk masuk ke universitas indonesia, tempat semua orang ingin belajar disana.
Tapi dari perbedaan tersebut, kita mempunyai cerita yang indah, yang diingat dan dikenang.
"Gue sayang banget sama elo , bon", dalam hatiku ketika melihat dia tersenyum.
Kamis, 26 Februari 2015
25 februari 2015
selamat hari burung, kawan.
selamat menjalankan hidupmu yang lebih baik.
saya mempunyai 21 doa untu dirimu :)
1. semoga lebih mencintai Allah Yang Maha Esa.
2. semoga lebih merindukan Nabi Muhammad SAW dan menjalankan sunnah beliau.
3. semoga lebih berbakti kepada orang tua, membahagiakan mereka.
4. semoga lebih menyayangi adikmu dan kakakmu, jangan berantem!5. semoga lebih mencintai kekurangan dirimu sendiri.
6. semoga sehat wal'afiat
21 Dan Doakan saya untuk lebih moveon dari kamu!
saya berdoa semoga Tuhan mengabulkan doa saya dari awal sampai 20 :)
Jumat, 19 Desember 2014
28 januari 2012
Saat itu gue masih muda. Sama sekali ga ada berpikiran untuk menyakitkan seseorang. Apalagi bisa membaca hati orang.
28 Januari 2012
Lo janjian sama gue. Gue janji ketemu lo. Kita janji untuk ketemuan. Itu tanggal paling gue inget dalam hidup gue.
Salahnya gue,
Gue nempatin waktu acara kita ketemu dengan acara campur fair gue pada satu hari dan akhirnya begini lah..
Gue salah memakai dresscloth, t shirt item , celana jeans biru dan sendal sepatu. Sementara lo dengan rapihnya memakai kemeja, celana jeans, sepatu skeath dan wangi pula.
Gue masih inget, Saat lo pengen baca kertas yang gue bawa, gue ga gamau kasih karna kertas itu kertas gue belajar tulisan ada nama lo. Gue selalu tulis nama lo buat motivasi gue belajar.
Yaa.. andai lo tau aja.
Dan saat lo bilang gue ga peka sama lo, emang gue ga peka sama lo. Gue takut jatuh hati sama lo, tapi lo hanya anggap ini bercanda.
Saat lo ulang tahun, gue ucapin lewat sms dan ternyata lo hapus nomer gue, itu membuktikan lo masih kesel sama gue. Yaa. Gue sih maklumin aja. Gue yang salah kok
Gue berusaha cari nomer lo ke temen temen sd dan dapat. Gue cuman pengen memperbaiki hubungan ini aja kok. Gue ga berharap untuk menjadi sesuatu. Ketika lo delcont gue, gue masih ngerasa lo kesel sama gue.
" Sori gua sekrang kaga mau bersalah lagi sama seorang ... bukan maksud gua benci kok , gua ingin benerin aja dulu hidup gua baru yang laen ... maaf ya lo tetep temen gua .
28 Desember 2013 · Dikirim dari Seluler"
Gue baru baca dengan detail. Dan gue sadar kalau hal hal kecil itu menyakiti elo. Dan lo emang ngejauh dari gue.
Gue cuman minta maaf tulus lo aja. Gue gaakan ganggu hidup lo lagi.
